PERSIAPAN UNTUK HAJI

1) Taqwa.

Allah (Mahasuci Jalla) mengatakan:

“Hai orang yang beriman! Takut kepada Allah sebagaimana Dia harus ditakuti dan mati tidak kecuali sebagai Muslim (dalam keadaan Islam) “. [QS 3: 102]

Nabi Muhammad ( ) mengatakan:

“Takutlah Allah di mana pun Anda berada.” [Tirmidzi]

Klick disini: umroh ramadhan

Hasil gambar untuk Clothing suitable for Umrah

2) Mempelajari Kasus (ahkam) terkait dengan Haji.

Mempelajari hukum Islam yang berkaitan dengan haji. Hal ini akan menyebabkan kesadaran yang lebih besar dan dengan demikian meningkatkan taqwa yang.

Allah (Mahasuci Jalla) mengatakan:

“Mereka yang benar-benar takut kepada Allah, di antara hamba-hamba-Nya, yang memiliki pengetahuan.” [QS 35:28]

Ini juga akan memastikan bahwa seseorang tidak bodoh dengan salam ketika melakukan tindakan tertentu sementara pada Haji dan dengan demikian menghindari membuat kesalahan atau bidah (inovasi)

3) Berikan orang Rights mereka (haqouq).

Memberikan kembali apa yang diberikan kepada Anda dalam kepercayaan (amanah) oleh orang lain, karena Anda tidak tahu apakah Anda akan kembali dari haji. Mungkin Allah (Mahasuci Jalla) telah memutuskan bahwa hidup Anda berakhir sementara Anda berada di sana.

Allah (Mahasuci Jalla) mengatakan:

“Dan jika Anda berada di perjalanan dan tidak dapat menemukan seorang juru tulis, maka biarlah ada janji diambil (menggadaikan); maka jika salah satu dari Anda mempercayakan lain, itu siapa yang dipercayakan debit kepercayaannya (setia), dan biarkan dia takut Allah, Tuhannya. Dan menyembunyikan tidak bukti dia, yang menyembunyikan itu, pasti hatinya adalah dosa. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan “. [QS 2: 283]

4) Tinggalkan hal-hal duniawi (dunyaa) di belakang Anda.

haji memiliki kesulitan yang terkait dengan itu, yang akan menguji masing-masing dan setiap satu dari batas-batas kita. Kita harus peduli dengan melakukan semua ritual haji dengan benar. Hindari mengambil lebih dari apa yang diperlukan karena hanya akan menjadi pengalih perhatian, ini bisa menjadi bahkan dalam kasus ponsel, laptop, kamera, camcorder, dll

Imam Ali (ra dengan dia)) mengatakan:

“Satu jam hidup Anda adalah tiga, satu jam pertama berlalu dan Anda tidak tahu apakah Allah (Mahasuci Jalla)) menerimanya. Jam Anda berada di sekarang berinvestasi dengan perbuatan baik. jam kedatangan Anda tidak sekarang jika Anda akan mencapainya. ”

5) Hapus hutang Anda (adyaan) jika Anda memiliki.

Satu utang harus selalu memiliki niat untuk membayar kembali kreditor.

Nabi Muhammad ( ) mengatakan:

“Barang siapa mengambil uang dari orang-orang dan memiliki niat untuk mengembalikannya Allah akan membayar kembali atas namanya, dan barang siapa mengambil tanpa niat untuk membayar kembali, Allah akan menyia-nyiakannya.” Muslim]

6) Lepaskan penyakit (amraad) jantung.

Menyingkirkan penyakit seperti nasionalisme, kesombongan, fitnah, kebencian, keberpihakan dan pamer.

Nabi Muhammad ( ) mengatakan:

“He is not one of us who calls for` Ta’ashub, (nationalism / tribalism) or who fights for `Ta’ashub or who dies for` Ta’ashub. ” [Abu Dawud]

Nabi Muhammad ( ) juga mengatakan:

“Biarkan, itu adalah busuk” (Muslim dan Bukhari) mengacu pada rasisme, nasionalisme, dan patriotisme. ”

7) Dana untuk haji harus halal (halal).

Jangan gunakan uang dari riba, judi, dan penjualan penjualan alkohol atau cara lain fasad (korupsi).

Allah (Mahasuci Jalla) mengatakan:

“Hai orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa permintaan Anda untuk riba, jika kamu orang yang beriman “. [QS 2: 278]

Nabi Muhammad ( ) mengatakan:

“Sesungguhnya Allah adalah murni dan hanya menerima apa yang murni.” [Muslim].

Nabi Muhammad ( ) juga mengatakan:

“Halal The (halal) jelas dan haram (melanggar hukum) jelas.” (Bukhari).

8) Hati-hati dari penindasan (zhulm).

Hentikan penindasan seperti untuk mencegah istri Anda dari pergi ke haji atau tidak meninggalkan cukup ketentuan untuk istri dia tertinggal. Bahkan untuk meninggalkan kucing sendirian di rumah tanpa membuat ketentuan untuk itu adalah zhulm.

Leave a Comment